Showing posts with label Ayana Shahab. Show all posts
[FANFICT] HUBUNGAN KAU DAN AKU - INSPIRATED BY @NABILAHJKT48
HUBUNGAN KAU DAN AKU
Jika aku bisa, meringankan beban, dirimu yang bersedih dan kesepian, ku kan selalu berada disisimu. Di dalam kamarku, aku sedang memerhatikan layar laptop ku sembari aku mendengarkan lagu dari JKT48 “ Hubungan Kau dan Aku “. Sebenarnya, ini sih bukan JKT48 yang nyanyi, cuman atas nama JKT48, karena yang nyanyi adalah Melody dan Nabilah. Hampir setiap saat, aku mendengarkan lagu ini disaat mulai memainkan laptop ku yang semata wayang ini. Itu semua dikarenakan, aku menggemari Idol Group pertama di Indonesia ini. Karena, salah satu oshi-ku membawa lagu ini. Ya, Nabilah, dia adalah salah satu oshi-ku. Karena, aku sendiri mempunyai beberapa oshi. Awal kecantol dengan idol group ini ketika mereka muncul di salah satu acara musik, dan membintangi iklan minuman. Aku sendiri menyukai lagu ini bukan karena ada oshi saja, namun karena lagu ini membawaku ke dalam masa-masa sedang jatuh cinta dengan salah satu teman SMP ku dulu. Setiap kali aku mendengarkan lagu ini dan pada bagian Aku yang berada di depanmu, namun tak ku sadari, jatuh cinta kepada dirimu, yang sedang jatuh cinta. Aku pasti teringat kepada teman SMP ku dulu. Namanya adalah Sakina. Itu adalah kejadian 4 Tahun yang lalu. Aku sangat menyesal saat itu tidak membalas sms nya pada diriku saat acara perpisahan yang diadakan di ballroom sebuah gedung.
4 TAHUN YANG LALU …
Ketika acara sedang dimulai dan pada acara pemberian piala dan piagam terhadap siswa yang berprestasi, handphone ku bergetar, seperti ada sms yang masuk, langsung saja ku cek handphoneku. Benar, ada sms yang masuk, dan tebak dari siapa? Dari Sakina!. Aku sedikit terkejut karena tidak biasanya, Sakina meng-sms ku, pasti selalu aku dahulu. Ku buka dan kulihat isi sms yang masuk. Isinya seperti ini “ Siang Iz, gimana acara perpisahannya seru? Aku gk bisa datang nih, tp nanti kalau ada yang nanyain aku atau wali kelas kita, tolong sampaikan aku sedang di luar kota, karena aku akan bersekolah di luar kota, ohiya selamat yah buat acara pemberian piala terhadap siswa yang berprestasi, pasti kamu maju deh, karena prestasi kamu yang memenangkan lomba Pidato Bahasa Inggris, oh iya … “. Belum sempat ku baca semua sms ku, tiba-tiba teman-temanku, memanggil namaku. Ternyata aku disuruh maju, untuk penyerahan piala. “ Oi Iz, maju woi! Kau dipanggil tuh sama kepsek, mau diberikan piala tuh! Cie “, kata temanku. Aku langsung menutup sms dari sakina tadi yang belum kubaca semua, dan ku langsung menekan tombol kunci di handphone ku, karena aku taku ada yang melihatnya. “ Iya, iya bentar! Nih aku nitip tas dan handphone ku ya! “, pintaku kepada salah satu temanku. Aku langsung maju ke depan dengan senang karena aku berhasil mendapatkan penghargaan. Setelah aku mendapatkan penghargaan, aku kembali ke tempat dudukku. Ketika aku meminta kembali handphone dan tasku, ku lihat handphone sedang dalam keadaan booting. Ketika aku tanya kepada temanku, ternyata salah satu temanku mencoba membuka passwordnya dan salah hingga beberapa kali cobaan. Namun karena terus salah, semua data dan aplikasi yang ada di handphoneku. Ah sial! Dalam hatiku, aku merasa senang namun merasa sial disaat yang bersama. Aku kehilangan sms yang di kirim sakina ke aku yang belum ku balas dan belum kubaca semuanya. Aku takut sakina berpikir yang aneh terhadapku karena tidak membalas smsku. Karena selama ini, jika aku tidak membalas smsnya, pasti ketika ketemu disekolah aku dicuekin, dimarahin, bahkan dipukulin. Aku masih sangat menyayangkan hal itu. Hingga saat itu aku kehilangan kontak dengannya karena aku tidak tau nomor handphonenya. Aku sangat dekat dengan Sakina, ya bisa dibilang friendzone. Kami layaknya orang pacaran, kemana-mana hampir selalu bersama, walaupun tidak berdua terus, tapi hampir kemana Sakina pasti ada aku, bahkan kami berada di satu les yang sama. Namun hingga saat ini aku belum bisa menyampaikan rasa sayangku kepadanya. Aku pernah hampir menyampaikan rasa sayangku kepadanya, saat itu sedang guru tidak masuk aku duduk di belakangnya, karena di sekolah kami cewek harus duduk bersama cewek dan begitu pula cowok. Saat itu Sakina sedang memandang ke arah samping dan selalu senyum-senyum tak menentu, ku pikir karena beberapa teman kami sedang bermain-main dan melawak, mungkin itu membuatnya tersenyum. Ketika itu aku sedang memainkan pulpen ku, karena aku grogi untuk mengungkapkannya. “ Mmm, Sakina, ehh aku mau bilang improtant thing ke kamu loh “, kataku memulai percakapan. “ Mau bilang apa? Gadak pulsa jadi gk bisa balas smsku nanti? Udeh ah, malas “, jawab Sakina sembari melihat ke arah yang sama terus. “ Bukan ah! Itu mah kagak penting keles, gini kita kan udah dekat kali nih, aku sih pengen keluar dari friendzone yg ada, sebenarnya aku itu, sebenarnya aku .. “, tiba-tiba omongan ku terhenti karena guru BP yang tiba-tiba masuk kedalam kelas, karena kelas kami sangat ribut. Aku menghentikan kalimat ku tadi, berhubung guru BP yang datang menggantikan guru yang tidak masuk. Kampret, dalam hatiku, gagal aku mengucapkannya!. Aku menggerutu sendiri kepada diriku. Ah sial, sial, sial!!
JKT ! 48 !
Tiba-tiba lamunan ku tentang hal 4 tahun yang lalu buyar seketika, ketika lagu “ Hubungan Kau dan Aku “ sudah berhenti berputar. Lagu RIVER ternyata yang menghancurkan lamunan ku tentang hal yang sangat ingin dilupakan di 4 Tahun yang lalu. Aku melihat layar laptopku, ternyata sudah menunjukkan pukul 21.48 WIB. Aku sedikit heran kenapa ya, mesti berhenti di menit 48 ? ah hanya kebetulan saja pikirku. Aku berniat untuk tidur setelah lagu RIVER telah berhenti, namun belum sempat lagu ini sampai ke bagian Bridge, tiba-tiba Ibuku berteriak dari luar dan menggedor pintu “ Hey! Faiz! Cepat tidur udah malam matikan laptop! Besok kan mau testing masuk kuliah! “ , teriak ibuku dari luar kamar. “ Yoi! “ jawabku sembari mematikan laptopku.
KEESOKAN HARINYA …
Aku terbangun dari mimpi indahku, ya kenapa dibilang indah? Karena aku bermimpi pergi ke Theater JKT48. Tempat yang sangat sakrah bagi para Fans. Jujur saja aku belum pernah ke Theater, yang dipermasalahkan adalah jarak dan biaya. Aku baru sadar ternyata jam sudah menunjukkan pukul 09.35 WIB. Ah telat! Aku seharusnya pergi dari rumah jam 08.00 WIB!! Aku lansung saja cuci muka dan sikat gigi. Berpakaian yang rapi dan tancap gas ke Universitas yang akan ku masuki. Selama diperjalanan aku mendengarkan lagu – lagu JKT48. Namun ketika lagu “ Kimi Ni Au Tabi Koi Wo Suru “ yang artinya “ Jatuh Cinta Setiap Bertemu Denganmu “. Ketika mendengar lagu ini, entah kenapa, atmosfer ketika kita sedang jatuh cinta kembali muncul aku rasakan kembali. Aku sempat berfikir, apakah aku akan jatuh cinta lagi? Ah sudahlah, aku mencoba untuk tidak memikirkan itu, aku langsung saja menancapkan gas ke arah Universitas dengan sepeda motor tercinta ku ini. Sesampainya si Universitas, aku tidak melihat sekumpulan orang untuk testing, aku telusuri beberapa lorong dan akhirnya aku menanyakan kepada mahasiswa yang ada disekitar situ. “ Eh mas, permisi, mau nanya, kalau tempat testing buat jurusan teknik komputer, dimana ya? “, tanyaku dengan sopan. “ Oh disana mas, lurus aja nanti ada simpang empat, lewati sampai simpang empat yang ke empat dari sini baru belok kiri, lurus aja nanti ada bangunan dengan warna biru, itulah dia mas “, jawab mahasiswa yang di tanyai tadi. “ Oh iya terima kasih banyak mas! “, sambungku. Aku langsung kesana ngebut entah kenapa aku merasa sangat deg-degan kali ini. Aku rasa ini hanya perasaan gugup karena akan ikut testing. Aku parkirkan sepeda motorku, dan bergegas masuk. Sesampainya didalam ada sekumpulan orang yang sedang menjalani tes, aku langsung mencari tempat duduk dan diberikan kertas soal. Aku mencoba menjawabnya dengan segala hal yang sudah kupelajari. Akhirnya aku siap mengerjakannya sebelum waktu yang ditentukan habis. Ketika aku akan keluar ruangan, aku melihat seseorang yang tidak asing bagiku. Ya, aku melihat Sakina kembali. Aku teringat kembali pada kejadian 4 Tahun yang lalu. Rasa Cinta ku yang sudah hilang, kembali timbul. Aku pikir aku jatuh cinta setiap bertemu denganmu. Seketia lagu “ Kimi Ni Au Tabi Koi Wo Suru “ yang kudengarkan tadi kembali teringat. Apalagi ketika lirik yang pas sekali dengan suasana hati ku. Dua kali jatuh cinta di lubuk hatiku yang dalam, waktu tertidur pun membuka mata AH, ketika engkau tersenyum hatiku menjadi sakit, ku tak mampu berkata. Sekali lagi, aku kembali melihat dia tersenyum, paras nan indah, cara bicara nan elok, ku tak mampu berkata. Tiba-tiba, sakina, orang yang sedang ku lamunin datang menghampiri ku. “ Eh kamu Faiz kan? “ kata Sakina memulai pembicaraan. “ I.. iya , kamu Sakina kan ? “, jawabku sembari memastikan bahwa dia memang Sakina ku yang dulu. “ Wah iya iya, faiz kan iyaiya wah udah lama banget ya kita tidak bertemu 4 tahun yang lalu dan ternyata kita memasukin Universitas dan jurusan yang sama ya beruntung banget! “, sambung Sakina. “ Ohiya bagaimana kita nongkorong bentar yuk di cafe dekat sini yuk? “, ajak Sakina untuk mengobrol. “ Ohyaudah bagus tuh, kamu naik apa? Aku bawa kereta, mau dibonceng? “, ujarku sambil menawarkan tumpangan. “ Boleh, boleh, soalnya aku tadi diantar “, jawab Sakina. Aku pun langsung menghidupkan Sepeda motor ku dan memboncengnya ke arah cafe yang ia minta. Selama diperjalanan aku hanya terdiam, karena aku sudah lama tidak pergi berdua dengan Sakina, apalagi memboncengnya. Sesampainya di cafe, Kami langsung mengambil tempat, kami langsung memesan makanan. Selagi menunggu pesanan, kami bercerita banyak hal, masa-masa indah ketika SMP. Hingga pembicaraan kami menyenggol masalah perpisahan saat itu. “ Ohiya, kamu hari itu pas perpisahan, kenapa sms aku enggak kamu balas “, kata Sakina. “ Ohiya itu dia yang ingin aku tanya, waktu itu aku sedang baca sms kamu, namun belum terbaca semua, aku malah diapnggil untuk acara pemberian piala, eh tau-tau pas balik, hapeku di reboot sama teman ku, semua data hilang termasuk sms kamu, karena dia nyobak untuk membuka password yang kukunci namun gagal.”, ujarku secara detail. “ Oh, pantas, aku kira kamu enggak ada pulsa, nih lihat di draft message, ada kusimpan tuh “, sambung Sakina. Aku pun langsung membuka draft dan mencari pesan yang dimaksud dengan Sakina. Ternyata akhirnya aku tahu, sambungan sms nya saat itu yang berbunyi “ Siang Iz, gimana acara perpisahannya seru? Aku gk bisa datang nih, tp nanti kalau ada yang nanyain aku atau wali kelas kita, tolong sampaikan aku sedang di luar kota, karena aku akan bersekolah di luar kota, ohiya selamat yah buat acara pemberian piala terhadap siswa yang berprestasi, pasti kamu maju deh, karena prestasi kamu yang memenangkan lomba Pidato Bahasa Inggris, oh iya , ada yang ingin aku bilang ke kamu, sebenarnya aku itu gak tahan dengan kita yang gini gini terus, aku harus ngucapkannya karena jika nunggu kamu, mungkin bakalan lama, dan bisa saja itu tidak mungkin, aku itu sayang sama kamu, aku ingin kamulah yang menjadi pacarku, namun aku juga sayang sama si Akbar, dan dengan sangat menyesal, Akbar sudah deluan menyatakan cintanya, aku langsung saja menerimanya, karena jika aku menunggu kamu bakalan lama, maaf ya, semoga aku bisa bertemu lagi denganmu, dan aku harap kamu menyatakan rasa mu terhadap ku ya faiz, ohiya aku hampir mengirim sms tentang rasa sayangku kepadamu, tapi ada aku simpan di draft supaya bisa jadi kenangan buat aku sendiri. Terima kasih ya untuk 3 tahun ini, Dont forget a little thing about me, my friend :’) “, isi sms yang belum lengkap aku baca pada 4 tahun yang lalu. Ketika aku sudah selesai membacanya, aku menatap Sakina sebentar dan langsung mencari draft yang ia maksud. Aku scroll kebawah, dan BINGO! Aku menemukannya, aku langsung membuka draftnya dengan hati yang semrawut tak karuan yang kacau balau bagaikan di terpa angin. Ketika ku membukanya aku melihat isi seperti ini “ Hey faiz, do you know that i love you? , i love you so much, listen please, i’ll never let you go “, begitulah isi draftnya. Lagi, entah kenapa draft ini mirip dengan pembukaan lagu “ Hubungan Kau dan Aku “ yang mana berbunyi “ Hey My boy… do you know that i love you?, i love you so much, listen please, i’ll never let you go “, kenapa ini semua terjadi? Ini sangat aneh, ini seperti sudah di rencanakan. Aku merasa aneh, akan hal ini, aku langsung saja mengungkapkan rasaku kepadanya, tanpa pamrih “ Kamu tahu? Aku lebih sayang sama kamu, tapi setelah melihat sms tadi, aku jadi makin sayang sama kamu, maukah kamu menjadi kekasihku ? “, aku secara terang-terangan menyampaikannya untuk apa menutupinya? Dia bahkan sudah menyatakannya. “ Aduh, gimana ya, aku masih sayang sama kamu, tapi aku masih jalan dengan Akbar, maaf ya faiz, mungkin kita memang sudah ditakdirkan menjadi teman “, ujar Sakina dengan nada tersenduh. Ah, itu lagi, aku sudah meramalkannya, pasti begini. Tiba-tiba, Sakina pergi keluar, ternyata pacarnya sudah menjemputnya. Dia meminta maaf, padaku, akan hal ini. Aku langsugn membayar pesanan kami tadi, dan langsung pulang ke tempat dimana aku bisa merenungkan ini semua, rumah. Sesampainya dirumah, kamar adalah tujuan. Aku merenungkan hal ini, senang dipertemukan, tp untuk apa dipertemukan dengan orang yang kita sayangi malah tidak menyayangi kita?. Ibarat kata, “ Tersesat, namun ada setitik cahay yang menuntun kita untuk jalan keluar, namun cahaya itu malah menuntun kita ke arah jurang yg dalam “. Begitulah yang saat ini aku rasakan. Aku hidupkan laptop ku, dan langsung ku putar lagu “ Hubungan Kau dan Aku “. Sekarang aku baru sadar, ketika aku akan menyampaikan rasa sayangku kepadanya yang sedang senyum-senyum melihat teman-temanku, bermain dan melawak, aku baru menyadari jika Akbar sedang bertatapan dengan Sakina. Sekali lagi, hal yang ku alami tertulis dengan pasti di dalam lagu “ Hubungan Kau dan Aku “. Apalagi tepat di bagian Aku yang berada di depanmu, namun tak kau sadari, jatuh cinta kepada dirimu, yang sedang jatuh cinta. Aku menutup hari ini dengan merengungkan hal yang telah terjadi, ini akan jadi pelajaran buatku, namun, aku akan fokus ke kuliah ku walau satu jurusan dengannya. Dan aku akan melanjutkan hobiku yang baru dan memberi ku semangat selama ini, IDOLING. Mungkin Sakina bukan untukku, tapi Nabilah, akan selalu disisiku walau pun itu tak mungkin.
[FANFICT] VIRUS TIPE HATI (@ACHANJKT48)
“ Hai, namaku Ayana Shahab! Umurku 16 Tahun, Kalian boleh manggil aku Ayana atau Achan! Yoroshiku OnegaiShimasu! “. Kalimat pertama dari bidadari yang ku temui di sekolah tadi. Aduhai, parasnya yang elok nan menggoda diri para bujangan seperti diriku ini. Fokus pandangan bola mata ini hanya tertuju pada dirinya seorang, murid baru yang baru saja menggaet hati ku ke hatinya. Dia pun duduk, di depan meja guru. BINGO! Aku baru saja mendapatkan ide. Aku dapat memandangi dirinya dari belakang, dengan alasan memerhatikan guru berbicara panjang lebar. Itu juga termasuk kedalam prinsipku ‘ Keep Calm and Stay Modus ‘ ini akan menjadi masa-masa sekolah yang paling menyenangkan, iya jika dia bisa menjadi milikku seorang. Nama Ayana Shahab yang cukup indah dan pas dengan keadaan fisik yang dilihat sepasang bola mata ini. Bel istirahat pertama berbunyi, niat ku ingin menggoda dirinya, apa daya, tugas masih banyak belum siap dan kali ini, kami sekelas melakukan ‘ Menyontek Massal ‘ di depan murid baru, how pity we are. Berhubung para teman – temanku berkumpul kebo dengan yang lain, aku memisahkan diri dan mencoba mengerjakannya dengan gaya ke-sotoy-an ku ini, ya sudah jelas untuk apa ini dilakukan, untuk menarik perhatian doi yang pasti, be aware modus is everywhere. Dan lagi – lagi, BINGO! Untuk yang kedua kalinya, dia berhasil ku pancing untuk mendekat. Tubuhku terpaku terdiam, aku tak berani mengangkat kepalaku, darah mengalir begitu deras dan cepat dari ujung ke ujung. “ Hai, lagi ngerjain tugas apa nih? Kesulitan? Mau dibantu gak? “, ucap Ayana sang bidadari surgaku sekaligus menyapa keberadaan diriku ini. Oh, indahnya dunia, indahnya dirimu, say you’ll be mine, say we’ll be fine, say we’ll be together.” Oh iya ini aku gaktau masalah yang ini “, jawabku sembari menunjuk nomor yang tidak ku mengerti. “ LOH?! Kamu gak ngerti semua ?! What the ?! jadi kamu taunya apa? “, tanya Ayana. Dalam hati ingin sekali aku mengucapkan ‘ aku taunya belajar mencintaimu ‘ apa daya belum lagi dibilang, hanya karena salah satu temanku menyenggol badan yang elok itu, akibatnya tangan doi secara tidak sengaja memegang tangan diriku. Ah, mungkin bagi dirimu hanya teman sekelas saja. “ Iya nih, abis gurunya Killer Bin Binal, buat salah fokus mulu “, jawabku yang seharusnya aku bukan menjawab dengan itu. BAKA! Sungguh bodohnya diriku ini. Bel pun berbunyi, pertanda bahwa waktu bersenang-senang telah selesai. Semuanya secara rapi kembali ke habitat mereka dimana mereka berasal, jika tidak, kami semua akan menjadi mangsa dari predator sekolah. 15 Menit berlalu, Killer Bin Binal belum juga menghampiri mangsanya, inilah saatnya kami para geng kelas akan membuat onar!. Kami mulai dengan maju semua kedepan dan nyanyi gak jelas entah apa yang mau dinyanyikan, yang penting buat onar!. Ketika mulai merusuh selama 5 menit, ternyata Killer Bin Binal masuk, ternyata dia telat, kami tertangkap basah kuyup. “ Oh bagus ya, tetap di tempat! Enaknya diapain ini ya? “, bentak Killer Bin Binal. “ Jangan macam-macam bu! Ada murid baru “, jawabku agar tidak terlalu malu. “ Murid Baru? Oh bagus, maju kesini dong! “, perintah Killer Bin Binal. “ Siram aja buk! “ , salah satu murid berteriak. “ Ah kampret! Jangan bu, kami udah mandi keles “ ,kata salah satu temanku. “ Iya enak nih disiram! Ketua kelas ambil air! “ ,sambung killer bin binal. Ketua kelas kami pun langsung mengambil air.
Aku merasa aneh terhadap diriku, apa yang terjadi? Kenapa aku menjadi gini? Aku disiram! Ini kacau. Tidak biasanya aku seperti ini, biasanya aku hanya bertindak jika sudah pasti tidak ada dan sudah telat 30 menit pasti aku akan berulah. Apa mungkin aku karena jatuh cinta? Aku tidak menyadarinya, pintu masuknya pun tidak bisa aku sadari dan kuduga. Aku terserang virus, virus yang berbentuk sepertinya suntikan berupa kata-kata penceramah tidak akan mempan, virus tipe hati ini telah merubah sifatku. Aku tersadar ternyata virus ini tidak bisa membuatku melakukan apapun, hanya ingin perhatian langsung dari Ayana, orang yang menyuntikkan virus berbentuk hati. Oh Tuhan, aku tahu, berkhayal terus-terusan tentang kenapa diriku ini bisa terkena Virus darinya takkan merubah apapun, aku tetap akan disiran. “ Kamu, Maju sini! Selanjutnya! Lagi! Yaa lagi! “,Teriak si Killer Bin Binal. Ah kampret giliran ku tiba! Aku harus apa? Aku tidak tahu harus berbuat apa, kali ini giliranku, aku pun melangkah kan kaki dengan begitu beratnya. Tepat ketika aku sudah berada didepan Killer Bin Binal, Ayana memotong hukumanku. “ Tunggu Bu! Ada yang ingin saya bilang ke Faiz bu! “,potong Ayana. “CEPAT! Atau kamu saya siram juga! “, benta Killer Bin Binal. “ Ya bu! Gini aku itu sebenarnya suka sama kamu dan sayang sama kamu, kamu harus jadi pacarku ya!”, kata Ayana dan langsung memelukku. Aku terkejut, Ayana langsung kembali duduk. Namun, si Killer Bin Binal tetap akan menyiramku. Aku mendekatinya lagi. Dan dia menyiram ku …
“ WOI! Bangun, udah pagi ini! Kan elo mau ngantri Photopack hari ini! Entar gk kebagian loh! Makanya semalam abis teater jangna begadang lagi gini nih akibatnya molor sampe pagi! “, kata Teman kos-kosan ku. Aku terbangun dari mimpi yang panjang dan aneh itu, aku tidak begitu mengingatnya, aku hanya ingat aku mimpi ada namanya ayana shahab cantik jadi pacar dan di siram. Aku langsung saja mandi dan bergegas untuk ngantri Photopack edisi baru, selama di perjalanan, aku bercerita tentang mimpi yang ku alami semalam, temanku tidak percaya dan malah ketawa. “ Tuh kan, makanya elo itu semalam abis teater jangan begadang, lu yang ada tebawa mimpi kan! Hati-hati deh lu, mimpi sama Ayana! Idih, gak mimpi basah lo?! Wakakka “, kata temanku dengan ketawa terbahak-bahak, ya mungkin itu hanya mimpi, mungkin saja aku akan mengalami yang namanya Deja Vu, siapa tau?.
“ WOI! Bangun, udah pagi ini! Kan elo mau ngantri Photopack hari ini! Entar gk kebagian loh! Makanya semalam abis teater jangna begadang lagi gini nih akibatnya molor sampe pagi! “, kata Teman kos-kosan ku. Aku terbangun dari mimpi yang panjang dan aneh itu, aku tidak begitu mengingatnya, aku hanya ingat aku mimpi ada namanya ayana shahab cantik jadi pacar dan di siram. Aku langsung saja mandi dan bergegas untuk ngantri Photopack edisi baru, selama di perjalanan, aku bercerita tentang mimpi yang ku alami semalam, temanku tidak percaya dan malah ketawa. “ Tuh kan, makanya elo itu semalam abis teater jangan begadang, lu yang ada tebawa mimpi kan! Hati-hati deh lu, mimpi sama Ayana! Idih, gak mimpi basah lo?! Wakakka “, kata temanku dengan ketawa terbahak-bahak, ya mungkin itu hanya mimpi, mungkin saja aku akan mengalami yang namanya Deja Vu, siapa tau?.
FAKTA TENTANG AYANA SHAHAB - @achanJKT48
- Lahir di Osaka, 3 Juni 1997
- Biasa dipanggi "Achan" karena waktu tinggal di Jepang dipanggilnya A~chan, kalau di Indonesia biasa dipanggil Ayana atau Achan
- Golongan darah O
- Tinggi badan 156 cm
- "Menurut pengamatan" : di G+ akun achan bagaikan Kamus Bahasa Jepang yang selalu update
- Ayahnya keturunan Timur Tengah dan ibunya Keturunan Jepang
- Ibunya seorang guru taman kanak-kanak
- Lahir di jepang dan sempat bersekolah SD di jepang karena itu ia fasih berbahasa jepang
- Bisa Bahasa Jepang dan Indonesia tapi tidak bisa bahasa Arab
- Memiliki hewan peliharaan kucing yang bernama Camuju
- Suka boneka Stich dan My Melody
- Seorang Interisti
- Si mata sayu
- Julukannya sleeping head karena suka tidur, bahkan bisa tidur dimana saja
- Cerewet, tetapi pemalu bila di depan kamera
- Jika update di twtter maupun G+ sering Typo
- Anak ke-3 dari 3 bersaudara
- Kakak pertama laki-laki dan yang kedua perempuan
- Kakaknya yang laki-laki tinggal di Jepang dan namanya Zaki
- Ketika audisi memakai nomor 005
- kalo gak di JKT48, oshi achan itu rena
- Ayana atau yang akrab dipanggil Achan ini orangnya mudah tertawa dan mudah menangis
- Bagian tubuhnya yang paling ia suka adalah poninya karena kalau nggak ada poni jenongnya kelihatan.
- Ayana suka poni nya stella karena poninya stella walaupun di gerak2in ga berubah-ubah beda dengan poni ayana sendiri yang mudah membelah.
- Ayana orangnya sangat sensitif, mudah menangis, mudah marah, dan mudah tertawa
- Kalo lagi gak perfome biasanya dirumah aja, puas-puasin tidur.
- Ayana pas liburan suka jalan-jalan, kalo gak tidur seharian.
- Ayana ikhlas dipanggil koala atau ms typo, katanya emang kenyataan.
- Lagu yang paling disuka di AKB48 Yume no Kawaa.
- Ayana kalo tidur nyalain AC pake selimut, bantal sama guling, makanya betah.
- Ayana biasanya kalo udah tidur 5 jam gak ngantuk lagi, tapi pernah tidur sampe 7 jam masih ngantuk.
sumber : http://open-our-fans.blogspot.com
MAKASIH YA BUAT YANG UDAH BACA! MOHON DI SHARE JUGA YA!
FOLLOW TWITTER : @faizakbarsyah